HBO (bagian dari Warner Bros. Discovery) memutuskan untuk mengadaptasi ulang saga Harry Potter bukan sebagai film tunggal melainkan sebagai serial panjang yang bermaksud menceritakan ulang setiap buku J.K. Rowling secara lebih mendetail. Inti dari strategi kreatif yang diumumkan adalah pendekatan satu buku per musim: artinya cerita "Harry Potter and the Philosopher’s/Sorcerer’s Stone" akan mendapatkan musim penuh sendiri, begitu pula buku-buku berikutnya — rencana yang membuat proyek ini dipandang sebagai serial bertahap sepanjang tujuh musim (satu musim per buku). Konsekuensinya proyek ini dirancang untuk menjadi sebuah usaha jangka panjang yang menghadirkan kembali dunia Hogwarts dengan ruang naratif yang jauh lebih luas ketimbang film-film sebelumnya, sehingga adegan, subplot, dan karakter yang disingkat atau hilang di film lama berpotensi muncul kembali dan dikembangkan. Pernyataan resmi dan rangkuman liputan besar tentang format ini dan tujuan adaptasi dapat dilihat pada pengumuman produksi dan liputan media yang melaporkan rencana tujuh musim/ “one book per season”.
Dari sisi tim kreatif, HBO menunjuk tim yang relatif berpengalaman di drama televisi arus utama. Francesca Gardiner (diposisikan sebagai showrunner dan penulis eksekutif) bertanggung jawab atas kepemimpinan kreatif seri ini, dan Mark Mylod (dikenal lewat serial-serial seperti Succession) dikaitkan untuk menyutradarai sejumlah episode kunci dan juga mengambil peran eksekutif. J.K. Rowling sendiri terlibat secara resmi sebagai executive producer, dan menurut beberapa liputan dia bekerja "dekat" dengan tim penulis—meskipun bukan sebagai penulis episode. Pernyataan tentang keterlibatan kreatif ini muncul sejak pengumuman awal dan dikonfirmasi lagi seiring foto first look dan rilis produksi. Pada intinya HBO berpendirian ingin menjaga 'kesetiaan' pada bahan sumber sambil memanfaatkan medium serial untuk memperluas kisah.
Untuk pemeran, HBO memilih trio pemeran utama baru yang relatif belum banyak dikenal publik: Dominic McLaughlin (Harry Potter), Arabella Stanton (Hermione Granger), dan Alastair Stout (Ron Weasley). Pengumuman ini mengikuti proses casting besar yang melibatkan audisi terbuka untuk anak usia pra-remaja, dan diumumkan bersama daftar aktor veteran yang mengisi peran dewasa seperti John Lithgow (Albus Dumbledore), Paapa Essiedu (Severus Snape), Janet McTeer (Minerva McGonagall) dan Nick Frost (Rubeus Hagrid), serta beberapa nama lain untuk peran pendukung klasik (Mis. Weasley, Draco, Neville, dll.). Pengumuman casting dan gambar first look resmi dirilis oleh HBO ketika produksi dimulai. Daftar konfirmasi dan liputan peran-peran penting dapat kamu temukan di liputan Entertainment Weekly, The Guardian, dan rilis resmi HBO/Warner Bros. Discovery.
Dari segi produksi dan logistik, pembuatan seri ini kembali ke lokasi yang sama dengan film-film orisinal: Warner Bros. Studios Leavesden di Inggris. HBO merilis foto 'first look' dan mengumumkan bahwa produksi principal dimulai pada pertengahan Juli 2025, dengan target tayang perdana pada 2027. Produksi season pertama dikabarkan mengambil rentang waktu panjang (sampai pertengahan 2026 menurut beberapa laporan), dan ada keterangan bahwa fasilitas pendukung seperti sekolah sementara untuk pemeran anak dibangun di lokasi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan pemeran muda selama durasi syuting. Semua pengumuman resmi terkait dimulainya produksi dan jadwal awal tercantum dalam rilis persnya.
Apa artinya "lebih rinci" dan bagaimana serial ini berbeda dari film lama? Karena setiap buku akan punya musim tersendiri, penulis dan showrunner mendapat ruang untuk menampilkan bab-bab yang sebelumnya dipotong, menegaskan subplot-subplot keluarga (seperti konflik keluarga Weasley, latar belakang Profesor Snape, elemen politik Kementerian Sihir), dan memberi lebih banyak waktu untuk tokoh-tokoh sampingan agar bisa bernapas. Selain itu, aspek-aspek dunia sihir — aturan sekolah, kurikulum mata pelajaran, tradisi rumah, dan detail magis (misalnya beberapa makhluk sihir, sejarah artefak) — kemungkinan besar akan diperlakukan dengan kedalaman yang tak sempat dieksplor film. Pernyataan dari pihak produksi dan ulasan awal yang melihat naskah/episode pertama menekankan niat untuk 'faithful' (setia) pada buku sambil memanfaatkan format serial untuk memperkaya narasi. Namun, detail konkret adegan mana yang dimunculkan kembali masih bergantung pada keputusan kreatif saat syuting dan pasca produksi.
Tidak bisa diabaikan bahwa proyek ini juga dibarengi kontroversi dan perdebatan publik. Keterlibatan J.K. Rowling sebagai executive producer memicu reaksi beragam: ada penggemar dan tokoh industri yang menyatakan dukungan, namun ada pula yang menentang karena kontroversi sebelumnya tentang pernyataan Rowling terkait isu gender. HBO dan beberapa eksekutif produksi telah berupaya meredam kekhawatiran dengan menegaskan bahwa pandangan pribadi Rowling tidak akan 'disuntikkan' ke dalam cerita serial; di sisi lain, sebagian aktor dan profesional industri menandatangani surat terbuka mendukung komunitas transgender mengkritik beberapa aspek dialog publik seputar proyek ini. Singkatnya, keterlibatan Rowling membuat adaptasi ini bukan hanya soal seni dan fandom, tetapi juga soal perdebatan budaya yang sedang berlangsung. Liputan Entertainment Weekly serta laporan opini menyoroti kedua sisi reaksi ini.
Tentang durasi musim, jumlah episode, dan rencana jangka panjang: beberapa laporan terpercaya menyebut bahwa musim pertama akan berisi sekitar delapan episode (jumlah final belum resmi disepakati secara publik pada semua sumber pada saat pengumuman), dan manajemen Warner Bros. Discovery pernah menyampaikan proyeksi bahwa versi televisi ini direncanakan berjalan sebagai proyek jangka panjang (ada pembicaraan tentang durasi dekade; pernyataan CEO dan liputan korporasi menempatkannya sebagai proyek berskala besar yang akan dirilis bertahap selama beberapa tahun). Tetapi perlu diingat: angka pasti (episode per musim, tanggal rilis episodik, dan jadwal antar musim) dapat berubah selama proses produksi, dan HBO belum mengeluarkan kalender rilis final yang rinci. Untuk informasi jadwal produksi dan perkiraan panjang proyek, lihat rilis pers dan liputan berita industri.
Satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah pemeran film orisinal (seperti Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint) akan muncul dalam cameo atau peran lain. Sampai sekarang belum ada konfirmasi resmi besar soal cameo pemain inti film lama — beberapa nama dari kru lama (misalnya beberapa aktor yang pernah muncul di film) disebutkan atau dikabarkan akan muncul di peran tertentu, tetapi tidak ada pengumuman luas bahwa trio film lama akan kembali dalam kapasitas reguler. Media melaporkan kombinasi respons dari aktor film lama (beberapa menyatakan kritik terhadap keterlibatan Rowling; sebagian memilih menjaga jarak), sehingga harapan cameo besar tetap spekulatif hingga ada konfirmasi resmi.
Akhirnya, apa yang bisa diharapkan penonton: bila tujuan kreatif tercapai, penonton akan mendapat versi Harry Potter yang lebih berlapis—adegan-adegan buku yang selama ini hanya berupa paragraf akan dapat diperluas menjadi adegan televisi penuh; beberapa karakter latar akan memperoleh ruang penceritaan; dan alur-alur kecil yang memberi warna dunia sihir akan muncul lebih sering. Namun adaptasi juga membawa tantangan: memilih aktor anak yang tepat, menjaga kesinambungan tone saat cerita makin gelap di buku-buku selanjutnya, serta menavigasi sensitifitas publik terhadap kreator yang terlibat. Perubahan jadwal produksi atau editorial masih mungkin terjadi, dan rilis resmi tetap harus diikuti untuk informasi terbaru. Untuk pernyataan resmi tentang dimulainya produksi, jadwal awal, dan pengumuman casting, lihat rilis pers HBO/Warner Bros. dan liputan utama media.
